INFO NASIONAL - Menjadi lebih baik dan terbaik merupakan sebuah visi yang benar dan harus diperjuangkan. Untuk mewujudkan visi menjadi perguruan tinggi terkemuka di tingkat Asia pada 2025, Universitas Islam Bandung (Unisba) tak pernah berhenti berbenah. Semenjak berdiri pada 15 November 1958, Unisba berhasil melewati berbagai tantangan dalam mengembangkan diri.

Di usianya yang ke-57, Unisba telah melakukan percepatan dalam pengembangan kegiatan akademik dan penunjang hingga meraih predikat “B” untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Berbagai penghargaan diperoleh sebagai bukti kerja keras Unisba untuk menggapai visinya. Penghargaan Indonesian Quality Award untuk kualifikasi Early Improvement, Sindo Jabar Green Award untuk kontribusi di bidang lingkungan, dan The Best Regional University di bidang education sphere dari Europe Business Assembly Oxford, merupakan sekelumit penghargaan yang diraih pada akhir 2015.

Sejalan dengan tujuan Unisba yang ingin melahirkan para alumnusnya menjadi pejuang, peneliti, dan pembaru yang bermanfaat bagi dirinya, umat, masyarakat bangsa, dan negara, mahasiswa Unisba mengikuti perkuliahan Pendidikan Agama Islam (PAI) selama delapan semester. Untuk membina dan memantapkan akhlaqul karimah, menumbuhkan kreativitas dan jiwa kemandirian, serta terbentuknya jiwa karsa dan mengembangkan nilai-nilai ke-unisba-an yang melekat pada 3M (Mujahid, Mujtahid, dan Mujaddid), adanya pesantren di Unisba menjadi satu solusi. Terdapat dua kali pesantren, yakni Pesantren Mahasiswa di semester dua dan Pesantren Calon Sarjana di semester akhir.

Untuk membimbing mahasiswanya, dosen-dosen Unisba merupakan lulusan perguruan tinggi terkemuka, baik di dalam maupun luar negeri dengan kualifikasi akademik rata-rata magister. Kampus di kawasan Tamansari, Kota Bandung, dilengkapi sarana dan prasarana belajar, praktek, dan penelitian. Penunjang proses pendidikan disediakan secara lengkap antara lain laboratorium, perpustakaan, pusat pembinaan, pusat pengolahan data, Internet, serta berbagai pusat penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Berbagai prestasi telah diraih para mahasiswa di antaranya MTQ Hafalan Hadits tingkat ASEAN, MTQ Hafalan Al-Quran tingkat nasional, Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional, dan Presentasi Terbaik Karya Ilmiah pada "The 63rd Annual Congress of the Japan Society of Obstetrics and Gynecology" tingkat internasional. Mahasiswa kedokteran Unisba juga aktif mengikuti General Assembly – August Meeting 61st International Federation of Medical Students Association (IFMSA) Congress, Mumbai-India. Kemudian Student Congress of Bio (Medical) Science di Belanda, serta Kongres CIRSE (Cardiovascular and International Radiology Society of Europe) di Portugal.

Di bawah duet kepemimpinan Ketua Pengurus Yayasan Unisba Prof Dr KH Miftah Faridl dan Rektor Prof Dr dr M Thaufiq Siddiq Boesoirie, MS, Sp.THT-KL (K), Unisba melakukan seleksi ketat terhadap calon mahasiswa baru. Masing-masing fakultas pun menetapkan standar akademik bagi calon mahasiswa Unisba sehingga dengan input SDM (mahasiswa) yang berkualitas, diharapkan akan menghasilkan (output) sarjana yang berkualitas. Biaya kuliah di Unisba relatif terjangkau untuk berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, Unisba memberikan beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswa berprestasi. (*)

Sumber :Tempo.Co