Bila anda pecandu Nikotin, sekarang ini seperti perlu ektra hati-hati bila ingin merokok. Salah-salah anda bisa kena denda jutaan rupiah. Ini teIjadi karena mulai 4 Februari 2006 lalu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKl Jakarta secara efektif mulai mengeluarkan larangan merokok di tempat-tempat umum. Larangan merokok di area publik itu diatur dalam Perda No 2 Tahun 2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara. Dalam pasal 13 disebutkan mengenai tempat-tempat umum yang dianggap area bebas rokok. Tempat itu meliputi pusat perbelanjaan, bandara, terminal, tempat kerja, sarana pendidikan, perkantoran, dan rumah ibadah. Sedangkan mengenai larangan merokok di angkutan umum darat hanya diberlakukan di bus kota dan bus Transjakarta. Larangan serupa berlaku untuk bus sedang seperti Kopaja, Metro Mini dan anggkutan kota seperti mikrolet, dan Koperasi Wahana Kapita. Ketentuan serupa juga diwajibkan bagi pemilik gedung di Jakarta. Berdasar SK Gubernur Nomor 75 Tahun 2005, para pengelola gedung wajib menyediakan tempat khusus untuk merokok. Di lingkungan kantor Pemprov DKI Jakarta, J alan Medan Merdeka Selatan, misalnya, sejak Maret lalu telah disediakan tempat khusus untuk merokok. Sebenamya soal larangan merokok di tempat umum, pemerintah pusat sudah mengaturya sejak lima tahun silam. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 tahun 1999 dan PP Nomor 38 tahun 2000 tentang Pengamanan Rokok. Bahkan sanksi dalam PP tersebut lebih berat ketimbang Perda DKI Jakarta. Seorang yang merokok di tempat umum dan kawasan bebas rokok bisa didenda jutaan rupiah dan pidana kurungan. PP tersebut belakangan dicabut dan diubah dengan PP No.19 tahun 2003. Sekadar perbandingan, di India larangan merokok di tempat umum sudah diatur tiga tahun lalu. Larangan tersebut dikeluarkan Mahkamah Agung India. Di Inggris juga diterapkan peraturan larangan merokok. Pemerintah Inggris memberlakukan aturan ketat dengan memberi wewenang pemerintah daerah menindak perokok di tempat umum sebagai bentuk pelanggaran hukum. Sementara negara yang pertama kali melarang merokok adalah Bhutan, tahun 1729. (BW/YR) Media Praja Edisi 01/Tahun 1/1 Feb 2006.Sumber :Media Praja Edisi 01/Tahun 1/1 Feb 2006