Menurut Kepala Biro Humas Setda NTT Umbu Saga Anakaka, Bupati Wilfridus direncanakan bertemu Mendagri hari ini. Selain Wilfridus, Bupati Sumba Timur Umbu Mehang Kunda juga akan bertemu M. Ma'ruf untuk menje­laskan keberadaan seorang warga Australia bernama David di Pulau Mangudu

.

"Pemerintah NTT mengeluarkan pernyataan bahwa Pulau Bidadari dijual. Jika benar pulau itu dijual, Bupati Manggarai Barat harus ber­tanggung jawab," ujar Umbu Saga Anakaka, kemarin.

Bupati Manggarai Barat, kata Umbu, telah diperintahkan Guber­nur NTT Piet Alexander Tallo un­tuk membawa dokumen yang ber­hubungan dengan penjualan Pulau Bidadari. Berita sebelumnya me­nyebutkan pulau itu dijual oleh H. Mahmud, warga Labuhan Bajo, senilai Rp.495 juta. Tapi, nilai uang yang tertera pada kuitansi jual beli pulau itu sebesar Rp.279.500.000.

Transaksi penjualan dilakukan pada 10 April 2002 atau enam bulan sebelum ia mengajukan izin penge­lolaan Pulau Bidadari kepada Pe­merintah Kabupaten Manggarai.

 

Wilfridus sebelumnya menga­takan tidak tahu proses penjualan Pulau Bidadari. "Ketika itu Kabu­paten Manggarai belum pisah men­jadi Kabupaten Manggarai -Barat sehingga saya tidak tahu," ung­kapnya.

Ketua Komisi A DPRD NIT Hen­drik Rawambaku meminta peme­rintah menjelaskan kepada publik tentang keberadaan Ernest dan Kathleen. Sebab, izin tinggal kedua warga asing tersebut telah berakhir pada Mei 2005.

 

Namun, menurut Kepala BKP­MD NTT Stanis Tefa, Ernest hanya diberi hak guna  lahan seluas lima hektare di Pulau Bidadari. "Tidak adta indikasi penguasaan pulau atau kepemilikan lahan," katanya, kemarin.

Sedangkan Ketua DPR Agung Laksono meminta masyarakat ja­ngan terlalu anti asing, yang bisa menghambat investasi. "Tapi, war­ga asing tersebut harus mengikuti peraturan yang ada."

 

Sementara itu, Komando Repu­blik Indonesia Kawasan Timur (Koarmatim) kemarin mengirim­kan dua kapal perang, KRI Wiratno (829) dan KRI Katon (810) untuk operasi di beberapa pulau di NIT. Kedua kapal perang tersebut di­berangkatkan dari Pangkalan Uta­ma Angkatan Laut (Lantamal) IX Kupang, dan akan melakukan ope­rasi di Pulau Sturi, Pulau Kukusan, Pulau Bidadari, dan Pulau Meng­kudu. (PO/FL!* IX-B)

 

Sumber :Informasi Aktual Hari ini PUSPEN Depdagri