Agenda yang dilakukan sekarang oleh pihak legislatif menurut M Abdul Malik Anggota Panitia Anggaran Legislatif, dijadwalkan 14 Maret 2006 ini pemandangan umum (PU) fraksi terhadap Nota RAPBD tahun 2006, dan 20 Maret 2006 jawaban pemerintah terhadap PU Fraksi tentang RAPBD 2006. Ia menjelaskan, dari total RAPBD 2006 yang diajukan pemerintah sebesar Rp738,148 miliar atau Rp 738.149.634.388,86 itu terdiri Rp 218.613.621.134,00 belanja aparatur, Rp 368.331.430.399,18 belanja publik serta pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 151.204.582.855,68.

Menanggapi molornya pengesahan APBD 2006 Kubar berdampak kepada sulitnya pembiayaan rutin oleh lembaga pemerintah seperti kantor dinas, badan dan instansi pemerintah? Malik panggilan M Abdul Malik yang juga dari Fraksi Partai Amanat Nasional Kubar menganjurkan, untuk sementara yang berkaitan dengan kebutuhan rutin seperti gaji yang termasuk dalam belanja aparatur badan/dinas/kantor/lembaga di lingkungan Pemerintah Kabupaten masih mengaku kepada Dask APBD tahun 2005 sebagai acuan. "Namun untuk belanja publik masih harus menunggu pengesahan APBD tahun 2006," pinta Malik ketika dihubungi Kaltim Post terkait kapan disahkannya APBD tahun 2006 Kubar, kemarin. (rud)

Sumber :www.kaltimpost.web.id