Pada Pelantikan kali ini, telah dilantik 43 pejabat struktural eselon IV dilingkungan Sekretariat Jenderal dengan komposisi, yaitu : Promosi ke jabatan struktural eselon IV sebanyak 9 0rang (10 %), mutasi intern sebanyak 20 orang (23 %), mutasi antar komponen sebanyak 14 orang (16 %) , sisanya tetap dalam jabatan semula sebanyak 45 orang (51 %), dan untuk pejabat yang tidak mengalami perubahan jabatan atau tetap pada jabatan semula, tidak dilakukan pelantikan. Pelantikan pejabat struktural eselon IV dilingkungan Sekretariat Jenderal merupakan rangkaian keempat dari pelantikan pejabat struktural eselon I, II, dan III yang lalu, yang bertujuan untuk : Pertama, mengisi kekosongan pejabat struktural eselon IV, yang pejabat nya telah memasuki usia pensiun atau dipromosikan menjadi pejabat eselon III,Kedua. Untuk menghindari potensi stagnasi dan kesenjangan operasional dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan publik agar tetap berjalan, terutama yang terkait dengan tugas dan fungsi Sekretariat Jenderal . Disamping itu, pelantikan pejabat struktural eselon IV dilingkungan Sekretariat Jenderal adalah untuk pemantapan organisasi dan peningkatan kapasitas kelembagaan, artinya dengan pengisian jabatan struktural eselon IV, maka seluruh jabatan struktural eselon I, II, III, dan IV dilingkungan Sekretariat Jenderal sudah secara lengkap terisi, dan secara totalitas roda organisasi Sekretariat Jenderal sudah siap beroperasi dalam kapasitas lengkap untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.Saudara-saudara yang berbahagia,Kegiatan pelantikan dan mutasi pejabat adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai. Sebagai bagian dari upaya penyegaran dan penigkatan kinerja, pelantikan ini hendaklah dimaknai terutama dari sudut kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu. Pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum. Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melaui pertimbangan kapasitas, kompetensi, integritas. Loyalitas, moralitas, pangkat serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara. Dalam konteks ini, mutasi pejabat harus dimaknai sebagai suatu penugasan, dan secara lebih bijak merupakan suatu amanah. Setiap perpindahan tugas dan area kerja akan memperkaya pengalaman setiap pegawai dalam mengadaptasi lingkungan strategis yang berubah sedemikian cepat menyesuaikan perubahan zaman dan dapat menjadi potensi pengkayaan dan pembinaan karier. Pembinaan karier harus selalu dilihat sebagai salah satu tujuan dari keseluruhan kebijakan pemantapan organisasi dalam rangka menciptakan pemerintahan yang baik melaui reformasi birokrasi.Hadirin sekalian yang berbahagia,                                                  Peran pejabat struktural eselon IV dalam struktur organisasi pemerintahan berada pada posisi low manager level, yang berarti bahwa dalam posisi tersebut pejabat eselon IV harus mampu menguasai setidak nya 55 % kemapuan manajerial ( administrasi dan manajemen ) dan 45 % kemapuan teknis opeasional, yang didukung dengan penguasaan siswtem, tata cara, dan prosedur kerja yang secara normatif telah tertuang dalam peraturan perundang-undangan. Dalanm posisi jabatan tersebut, Saudara diharapkan dapat mengakselarasi proses aktivitas roda organisasi agar bisa berpartisipasi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Sekretariat Jenderal. Dalam konteks ini, kepada Saudara juga dituntut mempunyai rasa memiliki dan tanggung jawab akan keberhasilan pelaksanaan tugas-tugas Sekretariat Jenderal. Perlu Saudara pahami bahwa pada skala kecil sekalipun, kontribusi Saudara terhadap kemajuan organisasi Departemen Dalam Negeri sangat dibutuhkan. Perlu saya ingatkan kepada Saudara-saudara bahwa peran Sekretariat Jenderal sangat strategis, yaitu melaksanakan koordinasi pelaksanaan tugas serta pembinaan dan pemberian dukungan administrasi Departemen Dalam Negeri yang meliputu perencanaan, pengorganisasian, kepegawaian, ketatalaksanaan, perlengkapan, keuangan, dokumentasi, hukum dan perundang-undangan, data dan informasi serta hubungan antar lembaga dan masyarakat. Untuk itu saya mengharapkan agar Saudara-saudara mampu menjaga dan dapat membedakan antara tugas-tugas yang menjadi konsumsi publik dengan tugas-tugas yang perlu dirahasiakan, karena apabila kita tidak bisa membedakan tugas-tugas secara cermat, maka kredibilitas Departemen Dalam Negeri akan tercoreng oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan sepihak. Disamping itu juga, dalam memanfaatkan anggaran, saya tekankan agar pengelolaannya harus ekstra hati-hati, dan dikelola sesuai dengan pendekatan kinerja masing-masing sesuai peraturan perundang-undangan, serta jangan sampai terjadi pembiasan penggunaan anggaran yang mengakibatkan in-efisiensi. Saudara-saudara yang berbahagia,Inilah beberapa arahan yang dapat saya sampaikan kepada Saudara-saudara, dengan maksud agar dapat digunakan sebagai pedoman untuk melaksanakan tugas-tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyampaikan beberapa harapan :   1.        Senantiasa menjaga dan mempertahan kan integritas, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab. 2.        Dalam melaksanakan tugas agar selalu melakukan indentifikasi masalah dan mengembangkan alternatif pemecahan nya serta menentukan alternatif terbaik berdasarkan asumsi-asumsi yang logis. 3.        Selalu meningkatkan kinerja pribadi, unit kerja maupun keseluruhan organisasi termasuk didalamnya menjalankan tugas-tugas atau mendorong suatu cara kerja baru yang inovatif. 4.        Menciptakan dan mendorong terjadinya interaksi, keselarasan dan kerja sama yang kondusif. 5.        Melakukan memobilisasi staf dalam menjalankan tugas dengan menggunakan logika dan gaya interpersonal sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing. 6.        Selalu menunjukkan perilaku sebagai seorang pemimpin yang beretika secara konsisten. 7.        Menjaga netralitas PNS sebagai aparatur dengan maksud menjamin terselenggaranya tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dengan lebih baik. Hadirin yang berbahagia,Akhirnya pada kesempatan ini, saya ucapkan selamat menempati jabatan baru bagi para pejabat yang baru dilantik. Saya yakin dan percaya bahwa Saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang dipercayakan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya, sesuai bekal pengalaman yang Saudara-saudara miliki selama ini. Semoga Allah S.W.T senantiasa membimbing dan melindungi kita sekalian. Selamat bekerja. Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh.  SEKRETARIS JENDERALPROGO NURDJAMANSumber :Puspen Depdagri