"Sebanyak 35 kali pelaksanaan Pilkada bupati/walikota termasuk pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Jateng sepanjang Tahun 2008 ini, semuanya berlangsung lancar dan kondusif," kata Pedro HD, dari Fraksi Partai Golkar Jateng ketika berkunjung ke Palembang, Sumsel, Kamis (11/12).

Dikatakannya, selama berlangsung mulai menjelang, pelaksanaan dan usai pelaksanaan Pilkada di Jateng dinilai sangat bagus, berjalan lancar dan aman, sekalipun perlu evaluasi dan pengkajian untuk penyempurnaan agar pelaksanaan Pilkada mendatang lebih baik lagi.

Menurut dia, tujuan tim Komisi A DPRD Jateng yang dimpimpin oleh Subiatto ke Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Sumsel ini dalam rangka evaluasi dan pengkajian hasil Pilkada, berkaitan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 6 Tahun 2006 tentang pelaksanaan pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian kepala daerah serta menyangkut pemerintahan.

Tim Komisi A DPRD Jateng mengajak Pemdaprov Sumsel bersama-sama melakukan pengkajian dan evaluasi hasil pelaksanaan Pilkada di masing-masing daerah, terutama hal-hal yang perlu penyempurnaan dan perbaikan untuk bahan masukan kepada DPR-RI agar pelaksanaan Pilkada termasuk Pemilihan umum (Pemilu) legislatif mendatang lebih baik lagi.

Menurut Subiatto, proses pelaksanaan Pilkada bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota dan gubernur/wakil gubernur termasuk pemilihan Presiden di Tanah Air berdasarkan evaluasi membutuhkan banyak waktu dan tenaga, sarana dan prasarana termasuk dana yang tidak sedikit mencapai triliunan rupiah.

Melalui pertemuan ini, diharapkan hasil evaluasi dan pengkajian tersebut dapat dijadikan bahan masukan bagi pemerintah pusat melalui DPR-RI, dengan harapan proses pelaksanaan Pilkada di semua daerah di Tanah Air termasuk Pemilu Legislatif mendatang hasilnya lebih baik, katanya pula.

Sementara Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, melalui Asisten Pemerintahan H Abdul Shobur pada pertemuan tersebut mengatakan bahwa di daerahnya telah beberapa kali pelaksanaan Pilkada bupati/walikota termasuk pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sumsel dengan hasil cukup baik dan kondusif.

Namun dari beberapa kali pelaksanaan tersebut, Pilkada Bupati/Wakil Bupati di Kabupaten Lahat dinilai terbaik di Sumsel, karena dari tujuh pasangan calon, yang kalah semuanya mendukung hasil diumumkan KPUD, sehingga tidak terjadi gejolak misalnya aksi unjukrasa dan protes, katanya pula.

Ia menambahkan, pelantikan hasil Pilkada Kabupaten Lahat akan dilakukan oleh gubernur, sedangkan gubernur/wakil gubernur terpilih pasangan, H Alex Noerdin-H Eddy Yusuf, pelantikannya telah berlangsung pada 7 November 2008. (Ant/OL-02)

 Sumber :www.seputarindonesia.com