"Diperlukan kekompakan masyarakat Jawa Timur untuk menyelesaikan persoalan berat yang dihadapi Provinsi Jawa Timur," ujar Mendagri ketika memberikan sambutan pelantikan Soekarwo dan Saifullah Yusuf sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim Periode 2009-2014 di DPRD Provinsi Jatim, Kamis (12/2).

Dengan pelantikan Soekarwo dan Saifullah Yusuf, ujar dia, pihaknya ingin menekankan bahwa pasangan tersebut merupakan milik masyarakat Jatim.

"Kami mengharapkan kepada pemimpin yang baru dilantik agar melaksanakan amanah masyarakat dan dapat melaksanakan pembangunan yang dirintis oleh para pendahulu-pendahulunya untuk menciptakan kesejukan, kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Jatim," katanya.

Selanjutnya dengan persoalan pendidikan, kesehatan dan pengangguran, ujar dia, sudah tidak ada waktu lagi bagi masyarakat Jatim untuk beristirahat.

"Mulai saat ini harus bahu membahu dengan para bupati dan walikota, unsur birokrasi, sektor birokrasi dan swasta, untuk menyelesaikan masalah tersebut dalam mewujudkan kesejehteraan masyarakat," katanya.

Dia mengimbau kepada semua komponen masyarakat agar mendukung gubernur dan wagub terpilih dalam menjalankan visi dan program kerjanya.

Mendagri berpesan kepada Soekarwo dan Saifullah Yusuf agar mengedepankan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan APBD dengan memprioritaskan belanja publik, serta mengutamakan penanganan kemiskinan, memperluas kesempatan kerja dan penanganan kesehatan.

"Menjelang Pemilu 2009, gubernur dan wakil gubernur harus menyukseskan dengan memfasilitasi pelaksanaan Pemilu 2009 secara maksimal untuk menjaga stabilitas daerah," katanya.

Mendagri mengatakan diperlukan kekompakan masyarakat Jawa Timur dan menjaga kesinambungan pembangunan terutama dalam penyelesaian pembangunan Jembatan Suramadu, jalan lintas selatan dan pembangunan sepuluh ruas jalan tol. (Ant)  Sumber :www.jurnalnasional.com