Mardjoko mengatakan, tambahan pendapatan tersebut tidak hanya dirasakan para perangkat desa saja, namun juga Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) non PNS. Termasuk di dalamnya, bagi para Satuan Polisi pamong Praja (Satpol PP) di Banyumas. 

"Jadi tahun 2013 nanti,  semua Kades dan perangkatnya bakal menerima," kata Mardjoko saat sambutan resepsi Hari Kesatuan gerak PKK Banyumas, di Pendopo Si Panji, Kamis (27/12).

Dia mengatakan, pemberian tunjangan tersebut karena adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Banyumas. "Bukan apa-apa. Ini juga diharapkan pelayanan terhadap masyarakat Banyumas bisa meningkat," kata Mardjoko. 

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Banyumas, Agus Supriyanto membenarkan. Tahun 2013 nanti setiap pengabdi desa bakal mendapatkan tunjangan tetap dari APBD. 

"Jadi kalau selama ini ada yang mendapat cuma UMK, nanti ada tambahan itu. Bahkan ada yang bisa lebih banyak," kata Agus kepada Radarmas, kemarin.

Diakuinya, Kades dan perangkat desa di Banyumas tahun ini dan sebelumnya belum semuanya mendapatkan penghasilan tetap dari bengkok. Khususnya, ketika bengkok tersebut tidak menghasilkan. "Jadi ada yang mendapatkan, ada yang cuma setengah, dan ada juga yang tidak sama sekali," katanya lagi.

Agus merinci, perangkat desa di Banyumas jumlahnya mencapai 3.592 orang. Sementara yang mendapatkan penghasilan tetap dari bengkok sebanyak 262 orang. Baik yang penuh maupun hanya setengahnya. Sementara sisanya, sama sekali belum mendapatkan. (guh)

Sumber :Jawa pos
Tags :Berita Daerah