Dalam rapat ini, Iqbal berjanji tidak akan membeda-bedakan mitra bisnisnya satu sama lainnya sebagai contoh jika salah satu mitra memperoleh akses data, maka mitra yang lain juga mempunyai kesempatan yang sama dengan perhitungan secara bisnis.

"Untuk perbankan dan Posindo sebagai mitra bayar diminta untuk selalu meningkatkan pelayanan dan dapat memberikan masukan, saran, dan ide untuk program Taspen ke depan," ucap Iqbal dalam siaran persnya di Jakarta, Minggu (12/5).

Dalam pertemuan kali ini, Taspen dan mitranya juga menyepakati beberapa hal di antaranya peningkatan pelayanan peserta Taspen serta sepakat mendukung program e-Dapem, e-Karip, termasuk di dalamnya motto layanan 5 T, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, Tepat Tempat, Tepat Administrasi. "Kita juga sepakat melakukan sosialisasi kepada para calon pensiunan yang telah memasuki batas usia," jelasnya.

Kemudian pemberian kredit pensiun oleh Mitra juga diharapkan tidak memberatkan penerima pensiun dan Taspen tidak akan ikut campur dan semua diserahkan kepada mekanisme pasar. Taspen akan memberikan batasan pemberian kredit maksimal angsuran tidak melebihi 70 persen dari uang pensiun yang diterima.

"Mitra bayar pensiun dalam menjalankan bisnis berpedoman pada etika berbisnis dan jangan sampai para pensiunan dibuat bingung," tegas Iqbal.[noe]

 

 

Sumber :Merdeka
Tags :Berita Daerah