JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan, pergeseran pasukan (serpas) Brimob dari berbagai daerah dalam rangka Operasi Mantap Praja untuk pengamanan pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Biasa itu Operasi Mantap Praja. Jadi serpras normal, hal lazim yang kita lakukan. Kalau pasukan kurang (di satu wilayah) dibantu pengamanannya," jelas Boy di Kompleks Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/2).

Pergeseran pasukan ini, terang Boy, dilakukan di wilayah yang tidak menggelar pilkada serentak ke wilayah yang akan melaksanakan pilkada serentak.

"Sekarang kan 101 wilayah enggak semua Polres, Polda yang tingkat kepadatannya sibuk seperti di Jatim pilkadanya hanya satu," jelasnya.

Sementara itu, Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Martinus Sitompul mengatakan, untuk pengamanan pilkada serentak 2017 ada sebanyak 72.023 personel. Di mana untuk pilkada tingkat provinsi sebanyak 38.273 personel dan pilkada tingkat kabupaten dan kota sebanyak 33.750 personel.

"Penyebarannya misal Aceh ada 2.000 pasukan Brimob, misalnya ada 8 titik apabila tidak cukup diterjunkan dari Jakarta misalnya. Begitu pun dengan daerah lain ada pergeseran pasukan. Karena yang diamankan itu objek vital dan potensi ricuh yakni Aceh, Papua dan Jakarta," tukasnya.

Sumber :Okezone.com
Tags :Amankan Pilkada Serentak, Polri Lakukan Serpas Brimob