JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil Kemendagri) mengadakan bimbingan teknis dengan Disdukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota. Hal ini guna membina daerah di Indonesia agar mempercepat kepemilikan akta kelahiran.

Dirjen Dukcapil Kemendagri akan melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan sebagai langkah strategis untuk mempercepat kepemilikan akta kelahiran anak usia 0-18 tahun.

“Rencanakan, kerjakan, awasi. Apa rencana kita tahun ini? Capaian akta kelahiran kita ingin kejar tahun 2018 sebesar 85%. Pada 2019 kita ingin menyelesaikan sebesar 95%”, ujar Zudan di Hotel Park, Jakarta Timur.

Sebagaiman yang tertera pada Permendagri Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta kelahiran, dimana kepemilikan akta kelahiran sebagai wujud pengakuan negara atas identitas anak masih rendah, maka perlu percepatan dalam kepemilikan akta kelahiran tersebut.

 Untuk mencapai target tersebut, Ditjen Dukcapil Kemendagri akan melakukan berbagai langkah strategis. Beberapa materi bimtek meliputi sbb:

  1. Kebijakan Teknis Penyelenggaraan Pencatatan Sipil
  2. Fasilitasi SIAK dalam Pengolahan Data Hasil Pelayanan Pencatatan Sipil
  3. Pencatatan Kelahiran, Lahir Mati dan Kematian dalam Mewujudkan Target Naisonal Kepemilikan Akta Kelahiran Anak
  4. Perjanjian Perkawinan, Pelayanan Terpadu dan Pencatatan Perceraian dan Perkawinan serta Tata Cara Pengisian Formulirnya
  5. Pencatatan Perubahan Status Anak sebagai Bentuk Perlindungan Anak dalam Kerangka Pencatatan Sipil dan Penyelesaian Kasus-Kasusnya
  6. Pencatatan Pewarganegaraan sebagai Bagian dari Hak Atas Identitas dan Tata Cara Pengisian Formulirnya
  7. Pelaporan Pencatatan Sipil untuk Mengukur Target Kinerja Pencatatan Sipil Kepemilikan Akta Kelahiran Anak (Tata Cara Pengisian Formulir Pelaporan Bulanan Pencatatan Sipil)
  8. Dukungan DAK bagi Pelayanan Pencatatan Sipil

 

 

 

Sumber :Humas Puspen Kemendagri/Ditjen Dukcapil Kemendagri
Tags :Adakan Bimtek, Kemendagri Terus Bina Daerah