Humas Kemendagri

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri, dalam hal ini Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK), tentang aliran kepercayaan. Termasuk nanti format pengisian aliran kepercayaan di kolom agama dalam Kartu Tanda Penduduk. Sejumlah opsi dikaji. Salah satunya kolom agama bagi penganut kepercayaan hanya ditulis 'penghayat kepercayaan'.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan itu di Jakarta, Jumat (10/11). Menurut Zudan, kenapa opsi hanya ditulis penghayat kepercayaan, karena dalam pertimbangan putusan MK halaman 153, disebutkan bahwa mengingat jumlah penghayat kepercayaan sangat banyak dan beragam maka pencantuman dalam KK dan KTP elektronik hanya sebagai "penghayat kepercayaan".

" Jadi tanpa merinci kepercayaan yang dianut," ujarnya.

Terkait itu, Zudan juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dan Kementerian Pendidikan telah memberikan data jumlah organisasi penganut kepercayaan. Dari data yang diberikan, tercatat ada 187 organisasi penghayat kepercayaan di Indonesia.

" Saya juga sudah  berkoordinasi dengan Ketua MK, Arief Hidayat bahwa penulisan di KTP elektronik, bisa yang beragama ditulis, misalnya agama atau kepercayaan : Kristen," kata dia.

Sementara bagi warga  penganut atau  penghayat kepercayaan, di kolom agama cukup penghayat kepercayaan. Jadi nama "aliran" atau organisasinya, hanya  dituliskan dalam database kependudukan untuk kepentingan perencanaan pembangunan dan pelayanan publik. Namun Ketua MK juga menyarankan jika tidak ada kesulitan teknis dalam implementasinya, sebaiknya nama aliran kepercayaan itu dicantumkan dengan lengkap.

" Menurut Ketua MK juga baik bila mencantumkan secara langsung apa kepercayaannya seperti misalnya Purwo Madio Wasono, Galih Puji Rahayu, Ilmu Roso Sejati dan lain-lain," kata  Zudan. 

Tapi menurut Zudan,  opsi ini, perlu dikaji secara mendalam. Sebab, menurut Kementerian Pendidikan,  jenis kepercayaan sangat dinamis dan cenderung bertambah.

Sumber :Puspen Kemendagri
Tags :Format Pengisian Aliran Kepercayaan di Kolom KTP Terus Dikaji