Foto: Humas Pemprov Bengkulu

BENGKULU- Sempat menjadi keresidenan dalam Provinsi Sumatera Selatan setelah kemerdekaan Indonesia. Kemudian, tahun 1968 statusnya ditingkatkan menjadi provinsi. Saat itu, Bengkulu resmi menjadi provinsi ke-26, yakni termuda sebelum Timor Timur. Tepatnya, hari ini 18 November 2017, provinsi yang memiliki kerjaninan Batik Besurek ini, peringati hari jadinya yang ke-49.

Upacara peringatan hari ulang tahun Provinsi Bengkulu pun digelar. Pelaksana tugas Gubernur, Rohidin Mersyah dalam amanatnya mengatakan, hari jadi ke-49 merupakan momentum evaluasi. Selain itu, juga sebagai peringatan atas jasa para penjuang dan pemimpin yang telah bekerja tulus dan ihlas untuk Provinsi Bengkulu.

"Evaluasi kinerja, terutama pada pemerintah agar terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan serta pembangunan baik infrastruktur maupun non infrastruktur," kata Rohidin Mersyah saat menjadi inspektur upacara di halaman kantor sekretariat Pemerintah Provinsi Bengkulu, Sabtu pagi.

Sebelum beranjak ke acara Paripurna Istimewa di gedung Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Bengkulu, Rohidin menyampaikan, pembangunan pada tahun depan masih terfokus pada infrastruktur. Dijelaskannya, saat ini juga tengah dibahas rancangan APBD bersama legislatif. 

"Posturnya masih terfokus pada infrastruktur, terutama jalan atau akses konektivitas baik dalam daerah maupun atar provinsi. Yang sempat ada keterlambatan tahun ini, kita pastikan bisa dikerjakan di 2018," ucap Rohidin.

Dirinya juga menuturkan, capaian pembangunan serta prestasi merupakan hasil kerja bersama semua pihak. Ada pemimpin-pemimpin sebelumnya, ada aparatur pemerintah serta partisipasi semua masyarakat, dari tokoh senior bahkan seluruh bangsa Indonesia yang selalu memberikan sumbangsih untuk kemajuan Provinsi Bengkulu dalam kerangka Negara Republik Indonesia.  

"Apa yang telah kita capai, pantas untuk kita syukuri. Keharmonisan dan sinergi semua pihak, bupati walikota dan seluruh warga tanpa terkecuali, adalah kunci sukses pencapaian target pembangunan yang kita lakukan. Ini harus kita rawat, kita jaga," demikian tutup Rohidin.  

Plt Gubernur Paparkan Progres Pembangunan Daerah

Keberhasilan Pembangunan Provinsi Bengkulu sepanjang tahun 2017 tidak lepas dari dukungan dari semua pihak, baik dari Legislatif, Yudikatif serta seluruh elemen masyarakat Bengkulu. Hal tersebut disampaikan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah pada Sidang Paripurna Istimewa PPRD Provinsi Bengklu Memperingat HUT Ke-49 Provinsi Bengkulu, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bengkulu, Sabtu (18/11).

Dikatakan Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, memang progres pembangunan Daerah belum sepenuhnya mencakup seluruh sektor pembangunan yang ada. Namun setidaknya progres yang dilakukan telah mampu menurunkan angka kemiskinan dan ketertiggalan Bengkulu. Selain itu, angka penggangguran juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumya, yakni 3,47 persen di tahun 2017 sementara di tahun 2016 berada pada angka 5,50 persen.

“Kemiskinan kita telah turun dari nilai kuantitatif maupun rangkingnya, sehingga sekarang berada di atas Provinsi Aceh. Demikian angka pengangguran juga turun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan dari semua pihak,” jelas Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Untuk menekan angka kemiskinan dan ketertinggalan Provinsi Bengkulu ini, lanjut Rohidin Mersyah, Pemprov Bengkulu gencar mempromosikan berbagai potensi yang ada. Mulai dari potensi alam yaitu penguatan pengolahan dan distrubusi komoditas sawit, karet, kopi dan batubara.

Hingga potensi wisata dengan menggelar berbagai event wisata yang terangkum dalam Wonderful Bengkulu 2020, serta dengan mengendalikan pintu masuk ekspor-impor yaitu dipusatkan di Pelabuhan Pulau Baai. Sehingga saat ini diketahui telah banyak investor yang telah dan akan menanamkan investasinya di Bumi rafflesia.

“Kalau kedua aspek ini bisa dipadu dengan baik, maka saya yakin kinerja kita bersama Pemerintah Provinsi beserta seluruh lapisan masyarakat akan mampu mendorong perekonomian Bengkulu pada masa yang akan datang,” pungkasnya.

Terhadap progres dan rencana aksi atas pembangunan dan kemajuan ekonomi masyarakat ini, Anggota DPD RI Ahmad Kanedi menyampaikan apresiasinya.

“Kami sangat sependapat dengan Wonderful Bengkulu 2020 dan Bengkulu sebagai Kota Pusaka untuk membangkitkan kepariwisataan dan ekonomi kreatif. Semoga ini bisa terwujud, sehingga kita bisa menggerakkan sektor lainnya,” ungkap Senator yang akrab disapa Bang Ken ini.

Sementara itu, Paripurna Istimewa HUT Ke-49 Provinsi Bengkulu juga kedatangan tamu kehormatan, yaitu salah seorang anak dari Presiden Pertama RI yaitu Sukmawati Soekarno Putri. (Rian dan Jamal-Media Center, Humas Pemprov Bengkulu)

Sumber :Puspen Kemendagri
Tags :HUT Ke-49 Provinsi Bengkulu, Momentum Evaluasi