HUMAS KEMENDAGRI

JAKARTA - Dalam bekerja menunaikan tugasnya, kepala daerah dituntut untuk banyak menciptakan inovasi. Terutama inovasi dalam pelayanan publik. Banyak daerah yang berhasil menciptakan inovasi, sehingga layanan pun efektif dan efisien. 

Demikian ditekan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo saat memberi pembekalan kepada para kepala daerah di Jakarta, kemarin. Kata Tjahjo, inovasi sangat penting dalam pelayanan publik. Terutama inovasi yang mengandalkan teknologi informasi. Sebab jika layanan publik tak inovatif, yang terjadi adalah birokratisasi pelayanan. Akhirnya pelayanan pun tak efektif. 

Tjahjo menambahkan, kenapa ia selalu menekankan inovasi, karena harus diakui, tak semua kepala daerah paham penting layanan yang berbasis teknologi. Walau memang sudah banyak yang coba membangun inovasi layanan dengan basis teknologi informasi. Namun belum semuanya jalan dengan optimal. 

"Belum semua. Belum semua jalan. Enggak usah jauh-jauh, kalau PTSP-nya semua sudah ada tapi untuk e-budgeting, e-planning itu semua belum ada," ujarnya.

Tjahjo juga meminta para kepala daerah untuk mencontoh daerah yang layanannya sudah inovatif dan terbukti efektif. Jadikan layanan di daerah itu sebagai rule mode. Dan jangan segan berguna. Serta jangan malu untuk meniru, jika memang itu memang terbukti efektif. 

"Saya juga menghimbau untuk jangan malu meniru yang bagus, kan ada Surabaya Bandung, Bogor, Banyuwangi, Badung, Makassar, Jogja, Solo. Ya jangan malu-malu meniru saja, enggak apa-apa, " ujar Tjahjo.

Sumber :Puspen Kemendagri
Tags :Kepala Daerah Jangan Malu Meniru yang Sudah Maju