Istimewa

Palembang – Kecepatan pelayanan KTP-el dan dokumen kependudukan lainnya menjadi salah satu prioritas peningkatan pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk) sebagaimana instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu. 

Rupanya, peningkatan kualitas pelayanan Adminduk sudah menjadi bagian dari budaya pelayanan di se-Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh menyaksikan langsung peningkatan kualitas layanan tersebut pada pelaksanaan pencanangan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA) se-Sumsel di Palembang, Rabu (11/07/2018). 

“Layanan Adminduk se-Sumsel semakin tahun semakin bertambah baik”, puji Prof. Zudan disambut tepuk tangan meriah para bupati/walikota, Kepala OPD, dan Kepala Dinas Dukcapil se-Sumsel saat memberi sambutan sebelum launching GISA secara resmi. 

Usai memberi sambutan, launching GISA ditandai dengan menempelkan telapak tangan pada layar LCD yang sudah disediakan. Selain Prof. Zudan, Plt. Kepala Dinas Dukcapil Sumsel Reinhard Nainggolan dan Asisten III Administrasi dan Umum Pemprov Sumsel Prof. Edward Juniartha turut menempelkan telapak tangan di layar LCD berukuran raksasa tersebut.

Selain itu, Prof. Zudan juga menyerahkan Kartu Identitas Anak (KIA) secara simbolis kepada anak-anak yang usianya belum genap 17 tahun, memberi KTP-el pada perwakilan penduduk yang melakukan perubahan elemen data, serta menyerahkan hadiah KTP-el kepada penduduk yang tepat berusia 17 tahun. 

Lebih lanjut Prof. Zudan mengapresiasi capaian perekaman data KTP-el se-Sumsel yang sudah mencapai 96% dari 5,7 juta penduduk wajib KTP semester satu tahun 2017. Artinya, tinggal 4% lagi penduduk Sumsel yang belum merekam data dirinya. 

“Satu catatan kami hari ini sangat nyata, yakni angka perekaman KTP-el sebesar 96%. Tinggal 4% lagi selesai”, lanjut Prof. Zudan. 

Untuk menuntaskan perekaman, Prof. Zudan memohon dukungan para tokoh masyarakat serta mengajak warga Sumsel untuk segera mendatangi pelayanan Dinas Dukcapil di kabupaten/kota sesuai domisili. 

“Mohon dukungan para tokoh masyarakat.  Bagi warganya, putra-putrinya, dan tetangganya belum merekam segera datang ke Dinas Dukcapil,” ajak Zudan. 

Zudan menambahkan bahwa penerapan GISA harus berawal dari basis keluarga, kemudian naik ke tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga ke tingkat nasional. Kesadaran akan pentingnya tertib Adminduk yang menyeluruh ini akan menjadi instrumen penting dalam semua aspek kehidupan masyarakat yang lebih baik. 

Untuk diketahui, GISA Sumsel merupakan program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesadaran semua pihak di Sumsel (masyarakat, pemerintah, dan lembaga pengguna) akan pentingnya tertib Adminduk, pentingnya update data kependudukan, pentingnya pemanfaatan data kependudukan untuk semua urusan, serta pentingnya melayani Adminduk menuju masyarakat bahagia.

Selain launching GISA, juga dibuka layanan KTP-el oleh Dinas Dukcapil se-Sumsel di Ruang Serbaguna Asrama Haji Palembang selama 3 hari, mulai hari ini hingga 13 Juli mendatang. Tidak hanya warga Sumsel, layanan ini juga bisa dinikmati seluruh penduduk Indonesia dari semua daerah. 

Memastikan pelayanan, Prof. Zudan memantau langsung tim pelayanan dan masyarakat yang datang dan pergi silih berganti. Sesekali Zudan bercengkerama dengan petugas pelayanan, serta menanyakan masyarakat berkas dan dokumen yang hendak diurus. Dukcapil***

 

Sumber :Puspen Kemendagri
Tags :Capai 96, Prof Zudan Ajak Warga Sumsel Tuntaskan Rekam KTP-el