Kabupaten

Kabupaten PADANG LAWAS UTARA

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi:Kabupaten Padang Lawas Utara
Ibukota:Gunung Tua
Provinsi :Sumatera Utara
Batas Wilayah:

UtaraBerbatasan dengan Kecamatan NA IX-X, Kecamatan Bilah Hulu, Kecamatan Sungai Kanan, Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhan Batu Selatan;
Selatan: Berbatasan dengan Kecamatan Huristak, Kecamatan Barumun Tengah, Kecamatan Sosopan Kabupaten Padang Lawas; 
Barat: Berbatasan dengan Kecamatan Batang Angkola, Kecamatan Padang Sidimpuan Timur, Kecamatan Sipirok, Kecamatan Arse, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapanuli Selatan.
Timur: Berbatasan dengan Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu Propinsi Riau;

Luas Wilayah:

3.918,05 km2

Jumlah Penduduk:263.062 Jiwa 
Wilayah Administrasi:

Kecamatan : 9, Kelurahan : 1, Desa : 386

Website:

 

http://www.padanglawasutarakab.go.id/

 

(Permendagri No.39 Tahun 2015)

Sejarah

Setelah RI menerima kedaulatan pada akhir tahun 1949, maka pembagian Daerah Administrasi Pemerintahan mengalami perubahan pula. Selain itu juga dengan keluarnya Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1998 dan disyahkan pada tanggal 23 Nopember 1998

pembentukan Kabupaten Mandailing Natal maka Kabupaten Tapanuli Selatan dimekarkan menjadi 2 Kabupaten, yaitu Kabupaten Mandailing Natal (ibukotanya Panyabungan) dengan jumlah daerah Administrasi 8 Kecamatan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (ibukotanya Padangsidimpuan) dengan jumlah daerah administrasi 16 Kecamatan.

Dengan akomodasi Pemerintahan yang semakin meningkat, maka beberapa dekade sering terjadi pemekaran daerah baik kecamatan maupun Kabupaten. Contohnya kecamatan Sipirokdimekarkan menjadi 2 kecamatan yaitu kecamatan Sipirok dengan ibukotanya Sipirok dan Kecamatan Arse ibukotanya Arse (tahun 1999), Kecamatan Portibi dimekarkan dari kecamatan Padang Bolak (tahun 2002), serta beberapa kecamatan lain. Kabupaten Tapanuli Selatan dimekarkan menjadi 3 daerah kabupaten, yaitu Kabupaten Padang Lawas Utara (ibukotanya Gunung Tua) dengan jumlah daerah Administrasi 8 Kecamatan ditambah 10 desa dari Wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Timur dan Kabupaten Padang Lawas (ibukotanya Sibuhuan) dengan jumlah daerah administrasi 9 Kecamatan sedangkan Kabupaten Tapanuli Selatan (ibukotanya Sipirok) dengan jumlah daerah administrasi yang berjumlah sebanyak 11 Kecamatan.

Kabupaten Padang Lawas Utara merupakan Kabupaten pemekaran Baru dari Kabupaten Tapanuli Selatan pada tahun 2007. Dasar hukum pendirian Kabupaten Padang Lawas Utara adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2007 dan disyahkan pada tanggal 10 Agustus 2007 tentang pembentukan Kabupaten Padang Lawas Utara dan Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 dan disyahkan pada tanggal 10 Agustus 2007 tentang pembentukan Kabupaten Padang Lawas maka. Saat ini adalah pemerintahan pertaman oleh bupati Bachrum Harahap.

 

Arti Logo

  1. Perisai Bintang Melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Perisai Hamparan Melambangkan Filosofis Masyarakat Padang Lawas Utara, Hidup Dalam Potensi Pertanian Yang Berteknologi.
  3. Perisai Hamparan Mengisyaratkan Atau Mencerminkan Lembaga Masyarakat Musyawarah Untuk Mengambil Keputusan, Baik Lembaga Adat (Dalihan Natolu) Maupun Lembaga Pemerintah Sesuai Dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 37. Dua Tiang Tangga Tujuh Anak Tangga Menandakan Dua Ribu Tujuh, Tahun Terbentuknya Padang Lawas Utara (Pitu Sundut Suara Mara, Pitu Sundut Hamamora)
  4. Perisai Padi Dan Kapas Padi Satu Tangkai, Sepuluh (Dua Butir Serangkai) Dan Kapas Satu Tangkai Delapan Kuntum Melambangkan, Tanggal Sepuluh Bulan Delapan, Cita-Cita Ingin Mencapai Masyarakat Yang Adil, Makmur Dan Sejahtra.
  5. Perisai Padang Lawas Utara Melambangkan Sebuah Nama Daerah Kabupaten, Yang Dibentuk Berdasarkan Undang-Undang No. 37 Tahun 2007 Dengan Singkatan Paluta.
  6. Perisai Lima Segi Warna Dasar Linmas Melambangkan Wilayah Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Yang Berdaulat, Lahan Yang Luas Dan Berdaulat.
  7. Perisai Lima Segi Warna Dasar Linmas Melambangkan Pancasila Dan Poda Nalima Yang Sejuk Dan Damai.

 

Nilai Budaya

.

back