Kabupaten

Kabupaten PASAMAN

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi :Kabupaten Pasaman
Ibukota :Lubuk Sikaping
Provinsi :Sumatera Barat
Batas Wilayah:

Utara: Provinsi Sumatera Utara
Selatan: Kabupaten Agam
Barat: Provinsi Sumatera Utara dan Samudera Hindia
Timur: Provinsi Riau dan Kabupaten Limapuluh Kota

Luas Wilayah:3.947,63 km²
Jumlah Penduduk:279.932 jiwa
Jumlah Kecamatan:Kecamatan : 12, Kelurahan :-, Desa : 32
Website:http://www.pasaman.go.id
   

 

(Permendagri No.66 Tahun 2011)

Sejarah

Nama Kabupaten Pasaman diambil dari nama sebuah gunung yang terdapat di daerah ini, yaitu gunung Pasaman. Selain itu juga terdapat sebuah sungai yang diberi nama Batang Pasaman. Kata Pasaman sendiri berasal dari kata PASAMOAN yang berarti kesepakatan dan atau kesamaan pendapat antar golongan etnis penduduk yang mendiami wilayah Pasaman yaitu Minangkabau, Mandahiling dan Jawa (Merah Putih di persada Pasaman, Pemda Pasaman, Agustus 1955)

 

Sebenarnya secara kultural cukup banyak perbedaan antar suku Minangkabau dan suku Mandahiling yang mendiamai daerah Pasaman. Perbedaan ini dibidang adat istiadat, bahasa, sikap dan perilaku hidup. Namun dibalik perbedaan itu terdapat pula banyak kesamaan dalam visi dan persepsi sehingga mereka dapat hidup berdampingan dalam kerukunan dan kedamaian.

 

Pasaman dalam usia lebih setengah abad telah dimekarkan menjadi 2 Kabupaten yakni Kabupaten Pasaman (Kabupaten Induk) dan Kabupaten Pasaman Barat (Kabupaten Pemekaran) berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2003. Sebelum pemekaran 3 kabupaten dalam Propinsi Sumatera Barat, Pasaman merupakan Kabupaten terluas dari 16 Daerah Kabupaten/Kota di Propinsi Sumatera Barat yakni dengan luas 7.835,4 Km2 atau sekitar 18,55 % dari luas Propinsi Sumatera Barat yang luasnya 42.229,64 Km2. Setelah pemekaran luas Kabupaten Pasaman menjadi 3.947,63 Km2 yang terdiri dari 12 Kecamatan, 32 Nagari dengan jumlah penduduk tahun 2004 sebanyak 243.451 jiwa (Pasaman Dalam AngkaTahun 2004).

Arti Logo

Lambang Daerah Kabupaten Pasaman berbentuk perisai bersudut lima adalah merupakan lambing ketahanan Kabupaten Pasaman yang berotonom dalam lingkungan Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

 

ARTI LAMBANG

  1. Gunung berpuncak dua adalah cirri-ciri khas Daerah Pasaman, yaitu gunung Pasaman dan Talamau;
  2. Balai Adat melambangkan menjunjung tinggi musyawarah dan mufakat yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dengan Dasar Falsafah Negara Pancasila;
  3. Atap melengkung dengan gonjong runcing ke atas yang melambangkan sifat dinamis, bekerja keras dalam mencapai cita-cita masyarakat adil dan makmur;
  4. Menara mesjid melambangkan agama mayoritas masyarakat Kabupaten Pasaman dalam rangka membentuk spiritual yang suci dan bersih budi luhurnya;
  5. Gelombang air laut melambangkan kehidupan dinamis dari masyarakat Kabupaten Pasaman.

Nilai Budaya

**

back