Kabupaten

Kabupaten KOTA DUMAI

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi:Kota Dumai
Ibukota:Dumai
Provinsi:Riau
Batas Wilayah:

Utara : Selat Rupat
Selatan :  Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis
Barat :  Kecamatan Tanah Putih dan Kec. Bangko Kabupaten Rokan Hilir
Timur : Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis

Luas Wilayah:1.623,38 km²
Jumlah Penduduk:250.376 Jiwa
Jumlah Kecamatan:Kecamatan : 7, Kelurahan : 33, Desa : -
Website:http://www.dumaikota.go.id

 

( Permendagri No.66 Tahun 2011 )


Sejarah

Dumai merupakan sebuah dusun kecil dipesisir timur propinsi Riau. Dumai merupakan hasil pemekaran dari kabupaten Bengkalis. Diresmikan sebagai Kota pada tanggal 20 April 1999 dengan Undang-undang No. 16 Tahun 1999 dimana status Dumai sebelumnya adalah Kota Administratif. Pada awal pembentukan wilayah administrasi pemerintahan, Kota Dumai memiliki 3 wilayah kecamatan, 13 kelurahan dan 9 desa dengan jumlah penduduk hanya 250.376 jiwa dengan tingkat kepadatan 83,85 jiwa/km2.

Secara geografis, Kota Dumai terletak di 1023 – 1024’23” Bujur Timur dan 101023’37” - 101028’13” Lintang Utara dengan batas wilayah sebelah Utara, Dumai berbatasan dengan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Sebelah Timur, Dumai berbatasan dengan Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Sebelah Selatan, Dumai berbatasan dengan Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, dan Sebelah Barat, Dumai berbatasan dengan Kecamatan Bangko dan Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Wilayah Kota Dumai beriklim tropis dengan curah hujan antara 100-300 cm dan suhu udara 24-33C dengan kondisi tanah rawa bergambut.

Kota Dumai memiliki luas wilayah 1.623,38 Km2 dan merupakan kota terluas nomor dua di Indonesia setelah Manokwari. Saat ini Dumai dicanangkan sebagai kota yang masuk dalam zona Pasar Bebas Internasional.


Arti Logo


LAMBANG DAERAH KOTA DUMAI

Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 1999

Keterangan :

1.

 

Perisai/Tameng

Mengandung makna sebagai pelindung dengan lima sudut melambangkan Pancasila. Seluruh bagian perisai berwarna hijau lumut yang melambangkan kesuburan dan kesejahteraan.

 

2.

 

Tulisan "KOTA DUMAI"

Menunjukkan status daerah, berwarna merah dengan dasar putih.

 

3.

 

Jalinan Tali

Dengan jumlah jalinan 27 yang menunjukkan tanggal 27 sebagai hari jadi Kota Dumai, berwarna coklat.

 

4.

 

Menara dan Tangki Minyak

Menara bertingkat 4 menunjukkan bulan 4 hari jadi Kota Dumai, tangki minyak bertingkat 3 menunjukkan 3 kecamatan pada awal berdirinya Kota Dumai, berwarna putih.

 

5.

 

Mata Rantai

Berjumlah 99 melambangkan tahun berdirinya Kota Dumai dan melambangkan rasa persatuan dan sikap kebersamaan masyarakat yang heterogen, berwarna kuning emas.

 

6.

 

Bintang

Melambangkan masyarakat religius, berwarna kuning emas, terletak antara ujung padi dan kapas.

 

7.

 

Padi dan Kapas

Melambangkan kesejahteraan Kota Dumai, padi berwarna kuning emas dan kapas berwarna putih.

 

8.

 

Perahu Besar dengan Dua Derek

Melambangkan Dumai sebagai pelabuhan samudera, kota transit dan kota pelabuhan ekspor dan impor, berwarna coklat.

 

9.

 

Gelombang Laut

Dengan 3 gelombang yang melambangkan 3 komponen pembangunan yaitu pelaksanaan, pengawasan dan penegakan hukum, dengan warna biru dan putih.

 

10.

 

Pita Merah Putih dengan Tulisan "NEGERI BERTUAH"

Melambangkan kedaulatan dan semangat juang masyarakat Dumai yang tak kunjung padam, tulisan "NEGERI BERTUAH" bermakna ungkapan rasa syukur atas keberhasilan dan perjuangan masyarakat Dumai yang bertekad memajukan dan mengembangkan daerahnya dengan warna merah.

 

 

Nilai Budaya

Suku Bangsa di Riau

Penduduk Provinsi Riau terdiri dari penduduk asli dan para pendatang yang bermacam-macam suku bangsanya. Mereka bermukim di wilayah perkotaan dan di pedesaan di seluruh pelosok Provinsi Riau. Adapun suku-suku yang terdapat di Provinsi Riau adalah sebagai berikut :

1. Melayu

Suku Melayu merupakan penduduk asli Provinsi Riau dan merupakan suku mayoritas di provinsi ini. Terdapat di seluruh daerah Riau.

2. Jawa

Pada umumnya ada di daerah Riau, terutama daerah transmigran dan daerah perkotaan. Penduduk Suku Jawa ada yang bekerja sebagai petani, pegawai negeri, anggota TNI, buruh dan sebagainya.

3. Minangkabau

Penduduk Suku Minangkabau pada umumnya tinggal di PekanbaruKamparKuantan SingingiRokan Hulu dan wilayah lainnya. Pada umumnya mereka hidup sebagai pedagang, namun banyak juga yang menjadi pegawai negeri, anggota TNI, dll. Suku Minangkabau merupakan suku yang suka merantau.

4. Tionghoa

Penduduk etnis Tionghoa pada umumnya tinggal di daerah pesisir Provinsi Riau seperti di BagansiapiapiSelatpanjangPulau Rupat, dan Bengkalis. Namun sekarang ini banyak juga yang tinggal di daerah perkotaan seperti Pekanbaru dan Dumai.

5. Batak

Masyarakat dari Suku Batak kebanyakan tinggal di daerah perkotaan. Banyak diantara mereka yang bekerja sebagai PNS, TNI, pedagang, dll

6. Bugis

Banyak terdapat di Indragiri Hilir, seperti di Tembilahan, Enok, Tempuling Gaung anak Serka dan Reteh.

7. Dan lain-lain

Suku bangsa di Riau lainnya seperti SundaBanjarFlores, suku - suku di pedalaman daerah Riau seperti Suku AkitSuku Talang MamakSuku Laut, dan lainnya.

Persentase sebaran suku bangsa mayaritas di Kota Dumai:

Melayu: 19,90%; Jawa: 11,52%; Bugis: 9,52%; Batak/Tapanuli Islam: 13%; Minang: 11,51%; Tionghoa: 3,75%;Lainnya: 25,8%

back