Kabupaten

Kabupaten KOTA LUBUK LINGGAU

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi:Kota Lubuk Linggau
Ibukota:Lubuk Linggau
Provinsi :Sumatera Selatan
Batas Wilayah:

Utara: Berbatasan dengan Kecamatan BKL Ulu Terawas Kabupaten Musi Rawas.
Selatan: Berbatasan dengan Kecamatan Muara Beliti Dan Propinsi Bengkulu
Barat: Berbatasan dengan Propinsi Bengkulu
Timur: Berbatasan dengan Kecamatan Tugu Mulyo Dan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas

Luas Wilayah:401,50 Km²
Jumlah Penduduk:223.314 Jiwa 
Wilayah Administrasi:Kecamatan : 8, Kelurahan : 72, Desa :-
Website:http://www.lubuklinggau.go.id/

 

(Permendagri No.66 tahun 2011)

Sejarah

Tahun 1929 status Lubuklinggau adalah sebagai Ibu Kota Marga Sindang Kelingi Ilir, dibawah Onder District Musi Ulu. Onder District  Musi Ulu sendiri ibu kotanya adalah Muara Beliti.Tahun 1933 Ibukota Onder District Musi Ulu dipindah dari Muara Beliti ke Lubuklinggau. Tahun 1942-1945 Lubuklinggau menjadi Ibukota Kewedanaan Musi Ulu dan dilanjutkan setelah kemerdekaan. Pada waktu Clash I tahun 1947, Lubuklinggau dijadikan Ibukota Pemerintahan Propinsi Sumatera Bagian Selatan. Tahun 1948 Lubuklinggau menjadi Ibukota Kabupaten Musi Ulu Rawas dan tetap sebagai Ibukota Keresidenan Palembang.

Pada tahun 1956 Lubuklinggau menjadi Ibukota Daerah Swatantra Tingkat II Musi Rawas. Tahun 1981 dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 tanggal 30 Oktober 1981 Lubuklinggau ditetapkan statusnya sebagai Kota Administratif. Tahun 2001 dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001 Lubuklinggau statusnya ditingkatkan menjadi Kota. Pada tanggal 17 Oktober 2001 Kota Lubuklinggau diresmikan menjadi Daerah Otonom.

Pembangunan Kota Lubuklinggau telah berjalan dengan pesat seiring dengan segala permasalahan yang dihadapinya dan menuntut ditetapkannya langkah-langkah yang dapat mengantisipasi perkembangan Kota, sekaligus memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Untuk itu diperlukan Manajemen Strategis yang diharapkan dapat mengelola dan mengembangkan Kota Lubuklinggau sebagai kota transit ke arah yang lebih maju menuju Kota Metropolitan. Kota Lubuklinggau terletak pada posisi geografis yang sangat strategis yaitu di antara provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu serta ibu kota provinsi Sumatera Selatan (Palembang) dan merupakan jalur penghubung antara Pulau Jawa dengan kota-kota bagian utara Pulau Sumatera.
 

Arti Logo

1. Perisai

Perisai merupakan alat perlindungan dalam pertempuran, dari bentuk perisai dimana terdapat 5 ( lima ) buah sudut yang mencerminkan Kota Lubuklinggau merupakan bagian wilayah Republik Indonesia yang mempunyai 5 ( lima ) unsur pramugari Pertahanan Negara yang berasal dan timbul dari rakyat sendiri yakni :

* Angkatan Darat.
* Angkatan Laut.
* Angkatan Udara.
* Kepolisian.
* Pemerintahan Sipil. 

2. Latar Belakang Merah Bertuliskan Kota Lubuklinggau

Background merah melambangkan kerja keras, semangat tinggi, berani, memberikan makna pada penyelenggara pemerintahan terdiri dari pahlawan-pahlawan, ilmuan, cendikiawan juga lapisan masyarakat sebagai tombak perkembangan daerah menuju Adil dan Makmur di Kota Lubuklinggau.

3. Bukit Sulap

Bukit sulap yang terletak di Radius Kota Lubuklinggau berwarna hijau memberikan makna subur, makmur, berkemauan keras, tumbuh segar.

4. Roda Kemudi Kapal

Roda Kemudi Kapal melambangkan penyelenggaraan roda Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah kota.

5. Padi & Kapas

Warna kuning emas padi melambangkan biji padi masak merupakan sumberdaya potensi yang cerah sudah pantas dikelolah dan Hijau / putih Kapas merupakan lambang, luhur, tumbuh segar, subur makmur sebagai sumber kelangsungan hidup masyarakat yang dijumpai sepanjang musim.

Nilai Budaya

**

back