Kabupaten

Kabupaten KOTA TANGERANG

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi :Kota Tangerang
Ibukota :Tangerang
Provinsi :Banten
Batas Wilayah:

Utara: Kabupaten Tangerang
Selatan: Kabupaten Tangerang
Barat: Kabupaten Tangerang
Timur: DKI Jakarta

Luas Wilayah:153,93 Km²
Jumlah Penduduk:1.699.461 Jiwa 
Jumlah Kecamatan:Kecamatan :13, Kelurahan : 104
Website::http://www.tangerangkota.go.id
  

 

 

(Permendagri No.66 Tahun 2011)

Sejarah

Daerah muara sungai Cisadane yang sekarang diberi nama Teluk Naga disebutkan dalam kitab sejarah Sunda yang berjudul “Tina Layang Parahyang“ (Catatan dari Parahyangan). Kitab tersebut memuat cerita tentang kedatangan orang Tionghoa untuk pertama kali ke Tangerang pada tahun 1407. Pada waktu itu pusat pemerintahan berada di sekitar pusat Kota Tangerang saat ini. Kepala pemerintahan saat itu adalah Sanghyang Anggalarang selaku wakil dari Sanghyang Banyak Citra dari Kerajaan Parahyangan. Rombongan orang Tionghoa tersebut kemudian diberi sebidang tanah di pantai Utara Jawa, sebelah Timur Sungai Cisadane, yang sekarang disebut Kampung Teluk Naga.

Gelombang kedua kedatangan orang Tionghoa ke Tangerang diperkirakan terjadi setelah peristiwa pembantaian orang Tionghoa di Batavia tahun 1740. VOC yang berhasil memadamkan pemberontakan tersebut mengirimkan orang-orang Tionghoa ke daerah Tangerang untuk bertani. Belanda mendirikan pemukiman bagi orang Tionghoa berupa pondok-pondok yang sampai sekarang masih dikenal dengan nama Pondok Cabe, Pondok Jagung, Pondok Aren, dan sebagainya. Di sekitar Tegal Pasir (Kali Pasir) Belanda mendirikan perkampungan Tionghoa yang dikenal dengan nama Petak Sembilan. Perkampungan ini kemudian berkembang menjadi pusat perdagangan dan telah menjadi bagian dari Kota Tangerang. Daerah ini terletak di sebelah Timur Sungai Cisadane, daerah Pasar Lama sekarang.

Kota Tangerang yang memiliki luas wilayah 17.729,794 hektar dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1993 tentang Pembentukan Kota Tangerang. Sebelumnya Kota Tangerang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Tangerang dengan status wilayah Kota Administratif Tangerang berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 1981.

Arti Logo

  1. Lambang daerah berbentuk perisai dengan warna hijau
  2. Motto "BHAKTI KARYA ADHI KERTARAHARJA", ARTINYA ADALAH SEMANGAT PENGABDIAN DALAM BENTUK Karya Pembangunan untuk kebesaran negeri dan kemakmuran serta kesejahteraan wilayah
  3. Didalam lambang tersebut terdapat lukisan-lukisan yang merupakan unsur-unsur sebagai berikut:
    • Bintang :
      • Melambangkan keagamaan
      • Melambangkan pula bahwa masyarakat Kotamadya Dati II Tangerang adalah agamis
    • Roda Mesin :
      • Melambangkan bahwa Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang adalah merupakan roda industri
    • Landasan Pacu (Run Way) :
      • Melambangkan adanya Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sekaligus melambangkan semangat pacu untuk mencapai cita-cita Pembangunan yang luhur sebagai daerah penyangga Ibu Kota Negeri RI
    • Riak Air :
      • Melambangkan adanya Sungai Cisadane yang memberikan manfaat dan kesuburan bagi masyarakat Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang
    • Gerigi Roda Besi, Padi dan Kapas :
      • Melambangkan Tanggal, bulan dan Tahun Proklamasi Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 dengan penjelasan sebagai berikut :
        • Tujuh belas gerigi roda besi melambangkan tanggal tujuh belas
        • Delapan Bunga Kapas melambangkan bulan delapan
        • Empat puluh lima butir padi melambangkan tahun empat lima
        • Dua Lingkaran didalam Roda Besi melambangkan tahun lahirnya Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang pada bulan Februari
    • Jumlah Gelombang, Riak Air, Dua buah lingkaran dalam roda mesin, tanda batas landasan dan lampu landasan :
      • Melambangkan tanggal, bulan dan tahun Hari Jadi Pemerintah Kotamadya Daerah Tingkat II Tangerang yaitu pada tanggal 28 Februari 1993 dengan penjelasan sebagai berikut :
        • Dua puluh delapan gelombak riak air melambangkan tanggal dua puluh delapan.
        • Dua buah lingkaran dalam roda mesin melambangkan bulan dua
        • Sembilan tanda batas di dalam Run Way segi tiga lampu landasan melambangkan tahun sembilan puluh tiga
    • Arti warna dalam lambang daerah adalah:
      • Warna Hijau mempunyai arti kemakmuran dan kesuburan
      • Warna Kuning mempunyai arti keadilan, kekuasaan, kewibawaan dan keagungan
      • Warna Hitam mempunyai arti keteguhan dan ketabahan
      • Warna Biru mempunyai arti kesetiaan dan kebijaksanaan
      • Warna Putih mempunyai arti kesucian dan kebersihan
      • Warna Merah mempunyai arti keberanian

Nilai Budaya

******

back