Kabupaten

Kabupaten SABU RAIJUA

Profil | Sejarah | Arti Logo | Nilai Budaya

Profil

Nama Resmi :Kabupaten Sabu raijua
Ibukota :Sabu Barat
Provinsi :NUSA TENGGARA TIMUR
Batas Wilayah: 
  • Sebelah timur : Samudera Hindia
  • Sebelah barat : Laut Sawu
  • Sebelah Utara : Laut Sawu
  • Sebelah Selatan : Samudera Hindia
Luas Wilayah:

460,54 Km2

Jumlah Penduduk:

70.733 Jiwa

Wilayah Administrasi:

Kecamatan: 6, Kelurahan : 5, Desa : 58

Website:

 http://saburaijuakab.go.id

 

(Permendagri No.66 Tahun 2011)

Sejarah

 

Kabupaten Sabu Raijua merupakan  Daerah Otonom yang baru terbentuk Tahun 2008 berdasarkan Undang - undang Nomor 52 Tahun 2008 tanggal 26 Nopember 2008, yaitu pemekaran dari Kabupaten Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur dimana Kabupaten Sabu Raijua merupakan Kabupaten yang ke 21 di propinsi Nusa Tenggara Timur.
 
 
rajasabu.jpg
Raja Sabu Liae dan keluarganya (sekitar tahun 1900)
 
 
 
Berikut ini adalah catatan sejarah tentang asalmuasal Sabu Raijua :

Sejarah adalah obor untuk menerangi dan menuntun gegerasi penerus agar tidak keliru memehami hidup atau tidak tega membengkokan fakta sejarah demi kepentingan pribadi, kelompok atau golongan. Hal seperti ini penting dikatakan karena nasib sejarah sering penuh dengan kebedaan yang seharusyna tidak perlu terjadi karena sejarah berisi fakta objektif dan seharusnya menjadi hakim atas “political enterprice” dan atas masalah hidup lainnya.

Bila sejarah itu tidak objektif, maka sejarah itu cenderung berubah sebagai gossip murahan. Kondisi semacam ini dapat saja menimbulkan keengganan pada generasi muda atau sejarawan muda untuk belajar dari sejarah dan menggunakan sejarah sebagai seumber daya pembangunan bangsa.

Diungkapkan bahwa karya ini tidak bermaksud membenarkan sejarah, tetapi bermaksud mendeskripsikan sebagian dari fakta (sejarah). Mengapa? Karena data yang dipeoleh masih jauh yang diharapkan. Dari situ, akan terungkap pula bahwa tulisan ini hanya bersifat deskriptif inovatif. Dengan kata lain, tulisan ini bertujuan mengajak pembaca untuk mengenal lebih dekat tentang sejarah dan berbagai kejadian bahkan berbagai fakta sejarah Sabu yang turun temurun dipertahankan hingga saat ini.


Asal Usul Orang Sabu
Ada begitu banyak versi dan cerita yang dituturkan oleh para tua-tua adat tentang asal mulanya pulau Sabu dan riwayat awal terbentuknya masyarakat Sabu.

Diantara versi yang ada itu terdapat satu hal yang menarik, yaitu kesamaan pandangan tentang asal mula nenek moyang. Mereka bersepakat bahwa nenek moyang mereka berasal dar suatu negeri yang sangat jauh, dan mereka juga bersepakat bahwa nenek moyang orang Sabu itu harus melintasi laut dan samudera sebelum mencapai kepuluan sabu saat ini.

Terdapat indikasi kuat bahwa orang Sabu berasal dari rumpun bangsa Melayu yang beasar dari Hindia (Asia Selatan) yang beremigrasi sekitar tahun 500 BC.

Arti Logo

  • Arti logo : Arti Logo termuat dalam Lampiran Peraturan Daerah Kabupaten Sabu Raijua, Nomor : 2 tahun 2010, tanggal : 27 september 2010.
    1. Perisai Berbentuk Jantung. Melambangkan Hati Nurani Masyarakat Sabu Raijua yang bersih, tulus dalam menghadapi tantangan kedepan.
    2. Bintang Sudut Lima. Melambangkan Sabu Raijua yang agamais berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
    3. Pita Merah Putih Bertuliskan Sabu Raijua. Melambangkan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan serta menerima keberagaman dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
      Sorgum, Kapas, dan simpul Tali. Sorgum berjumlah 26 bulir dan Kapas Berjumlah 11 kelopak merupakan representasi dari tanggal dan bulan Penetapan Kabupaten Sabu Raijua yaitu tanggal 26 Nopember. Sorgum sebagai pangan lokal yang perlu dilestarikan dan kapas sebagai bahan pokok tenun ikat khas Sabu Raijua. Simpul Tali berjumlah lima merupakan representasi dari bulan Mei 2009, bulan pengresmian Kabupaten Sabu Raijua.
    4. Rumah Adat. Melambangkan identitas budaya luhur serta demokratisasi masyarakat Sabu Raijua.
    5. Dua Pohon Lontar. Melambangkan Kesetaraan Gender, dengan Berpedoman pada Alam; dimana ada 2 (dua) Lontar yaitu Kalli Mone dan Kalli Banni (Lontar Jantan dan Lontar Betina) sebagai sumber Makanan Utama Masyarakat Sabu yang Perlu Dilestarikan selain Sorgum.
    6. Latar Belakang Biru Laut. Melambangkan Sabu Raijua Sebagai Kabupaten kepulauan yang dikelilingi oleh Samudera luas, serta Masyarakat Sabu Raijua yang berjiwa pelaut ulung.
    7. Warna Dasar Kuning Emas .Melambangkan Tekad yang Bulat Masyarakat Sabu Raijua dalam Menata Masa Depan yang Gemilang.
    8. Tulisan Mira Kaddi. Melambangkan Falsafah/Motto Masyarakat Sabu Raijua yang Mempunyai arti Bersama-sama Bangkit Membangun Negeri Sabu Raijua Menuju Kemandirian.
    9. Rantai. Melambangkan Rapi Tersusun dan terikat Menjadi Satu dalam Membangun Negeri. Sekaligus merupakan Representasi Eratnya Persatuan dan Kesatuan Masyarakat Sabu Raijua.
    10. Rantai berjumlah 26 representasi dari tanggal pengresmian Kabupaten Sabu Raijua.
    11. Tulisan 2008. Melambangkan Tahun lahirnya Kabupaten Sabu Raijua.

      Makna Keseluruhan Logo Kabupaten Sabu Raijua: Hati Nurani yang bersih, tulus, bangun bersama-sama, terbungkus rapi dan menerima keberagaman dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Hanya Tuhan saja yang dapat Menolong untuk Membangun Sabu Raijua Seutuhnya Menuju Kemandirian.

Nilai Budaya

****

back