HIMBAUAN NETRALITAS PEGAWAI APARATUR SIPIL NEGARA (ASN), KAMPANYE OLEH PEJABAT NEGARA LAINNYA SERTA LARANGAN PENGGUNAAN FASILITAS NEGARA

Kalteng Tuan Rumah Temu Karya Taman Budaya Se – Indonesia

Tanggal : 12 Sep 2018 00:00 Wib | Pengunjung : 255


PALANGKA RAYA – BIRO PKP. Kalimantan Tengah kembali dipercaya sebagai tuan rumah pagelaran event berskala nasional 2018. Kali ini sebagai tuan rumah Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 yang diselenggaran di Palangka Raya mulai tanggal 12 sampai dengan 16 September 2018 di UPT. Taman Budaya Kalimantan Tengah.

Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional 2018 dengan thema “Ragam Eksprersi Seni Untuk Negeri” itu diikuti 27 provinsi peserta dengan kegiatan antara lain Pawai Budaya, Pergelaran Seni Pertunjukan, Pameran Seni Rupa, Workshop Seni Rupa Nasional dan Workshop Museum, Pameran dan Wisata Kuliner serta dimeriahkan dengan berbagai hiburan rakyat.

Ketua Forum Taman Budaya se – Indonesia Sukatno menjelaskan agenda Temu Karya Taman Budaya dan Pameran Seni Rupa ini sudah dilaksanakan secara bersama dan berlanjut selama 19 tahun. Semua kontingen menjamin kebutuhannya masing-masing, tanpa membebani tuan rumah penyelenggara.

”Namun nilai spesifikasi kegiatan ini bertujuan mengakhtualisasi dan merepresentasikan kekayaan budaya yang ada di negeri ini khususnya kebhinekaan bangsa Indonesia dan sebagai salah satu pintu untuk merajut ke-Indonesiaan, rasa kebangsaan dan rasa nasionalisme”, beber Sukatno.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran dalam sambutannya dibacakan Pj.Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri pada malam ramah tamah Temu Karya Taman Budaya se- Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan galeri Nasional Indonesia Tahun 2018 di Istana Isen Mulang Palangka Raya (11/09) mengungkapkan rasa bangga dan teri kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah event berskala nasional tersebut.

“Saya merasa bangga, Palangka Raya Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah diberikan kesempatan menjadi Tuan Rumah kegiatan Tingkat Nasional yaitu Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018.” ungkap gubernur Kalteng.

Dijelaskan, provinsi Kalimantan Tengah yang terdiri 13 Kabupaten dan 1 Kota memiliki keunggulan potensi daerahnya masing-masing dan secara geografis terletak pada posisi yang strategis di tengah Pulau Kalimantan dengan kehidupan masyarakat yang rukun, damai dan selalu terbuka bagi siapapun yang datang ke Kalimantan Tengah.

“Saya berharap Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 akan meningkatkan koordinasi antar Taman Budaya serta pelestarian dan pengembangan seni budaya di provinsi masing-masing”, terang gubernur.

Pawai Budaya

Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 ini diawali dan dimeriahkan dengan Pawai Budaya yang diikuti sekitar 700 orang perwakilan dari 27 provinsi peserta termasuk tuan rumah Kalteng yang menampilkan corak dan ragam budaya masing-masing daerah.

Pawai Budaya dan Temu Karya Taman Budaya Se-Indonesia ini diharapkan menjadi media untuk dapat mempererat tali silaturahmi antar sesama umat beragama maupun sesama anak bangsa di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegara agar hidup damai serta saling menjaga toleransi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, kata Pj. Sekda Kalteng Fahrizal Fitri mewakili gubernur Kalteng ketika melepas peserta Pawai Budaya di lokasi Start Bundaran Besar dan finish di lokasi Destinasi Wisata Sebangau Kereng Bangkirai, di Palangka Raya Rabu siang (12/09).

Fahrizal Fitri menegaskan Temu Karya Taman Budaya ini adalah ajang pertemuan, atraksi, eksibisi dan juga untuk menunjukan eksistensi sekaligus peran dan kontribusi Taman Budaya dalam pelestarian, pengembangan serta pembinaan seni budaya di masing-masing daerah. Karena itu moment ini sangat berharga untuk menunjukkan keragaman dan kebhinekaan masing-masing provinsi.

Pada kesempatan tersebut Kasubdit Seni Media Direktorat Kesenian Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Tubagus Andre Sukmana mengungkapkan Pawai Budaya ini bertujuan meningkatkan kreatifitas di dalam seni pertunjukan dan dibuat menarik  sehingga masyarakat memiliki rasa kecintaan terhadap keragaman budaya Indonesia.

“Selain itu, Pawai Budaya ini juga untuk menggali, mengembangkan, menampilkan dan mempromosikan potensi kesenian khususnya kesenian tradisional, modern dan kontemporer yang ditampilkan oleh masing-masing utusan Taman Budaya Se-Indonesia”, terang Tubagus Andre.

Gub Kalteng Buka Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia 2018

Seusai Pawai Budaya yang digelar siang hingga sore harinya, Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah, dan Galeri Nasional Tahun 2018 tersebut dibuka secara resmi oleh gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran di UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah di Arena Pameran Temanggung Tilung Palangka Raya, Rabu malam (12/09).

Gubernur menyambut baik penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya Tahun 2018 di Kalimantan Tengah.“Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah menyambut baik dengan dipercayakannya provinsi Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah Temu Karya Taman Budaya ke-17 tahun 2018. Falsafah Huma Betang yang merupakan simbol kebersamaan dan kerukunan dalam keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah menjadi salah satu gambaran kekayaan ragam budaya nusantara yang berbeda-beda, namun tetap dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia”, tegas Sugianto Sabran.

Gubernur Kalteng berharap Temu Karya ini dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam mengekspresikan karya-karya seni budaya yang ada di berbagai daerah dan membangun budaya yang mampu terpatri dalam perilaku kehidupan bangsa Indonesia.“Melalui Temu Karya tahun 2018 yang telah dikemas dengan tema Ragam Ekspresi Seni Untuk Negeri, diharapkan dapat merefleksikan eksistensi peradaban dan kreatifitas, yang menciptakan harmoni dan membangun budaya bangsa Indonesia dalam membangkitkan semangat kesetiakawanan, tanggung jawab sosial, disiplin, dan pantang menyerah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”, tegas Sugianto Sabran.

Sementara itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Direktur Kesenian Restu Gunawan menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi Kalimantan Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia, Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional Tahun 2018 sehingga bisa terwujud perhelatan yang sangat mewah dan megah.

“Kami juga mengapresiasi Bapak Gubernur Kalimantan Tengah atas arahan Bapak sehingga Taman Budaya Kalimantan Tengah tidak digabung dengan unsur lain dan menetapkan Taman Budaya Kalimantan Tengah sebagai organisasi khusus di bidang kebudayaan. Ini Saya kira luar biasa. Karena banyak daerah itu, Taman Budaya digabung dari lima UPT menjadi satu, ada yang eselon IV dan lain sebagainya,” ungkap Restu Gunawan./// Humas Kalteng


Post Lainnya

Card image cap Card image cap

Arumi Bachsin Sambut Baik Walk For Autism 2019

SURABAYA - Istri Wakil Gubernur Jatim, Arumi Bachsin menyambut baik penyelenggaraan acara Walk For Autism (WFA) 2019. Menurutnya, acara ini menjadi gambaran bahwa anak-anak penyandang autisme adalah anak yang luar biasa dan…

Tanggal Publikasi: 23 Mar 2019 10:55 | View

Card image cap Card image cap

Wagub Sumut Jamu Makan Malam UAS

DELI SERDANG- Wakil Gubernur  Sumatera Utara, Musa Rajekshah menjamu makan malam Ustad Abdul Somad (UAS), di kediamannya komplek Cemara Asri, Jumat malam (22/3).

Tanggal Publikasi: 22 Mar 2019 23:05 | 1 View

Card image cap Card image cap

Pemprov Jatim Bentuk SMAN 2 Taruna Bhayangkara di Banyuwangi

SURABAYA - Untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang tangguh, handal dan berdaya saing, Pemprov Jatim bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan membentuk SMA Negeri 2 Taruna Bhayangkara Jatim…

Tanggal Publikasi: 22 Mar 2019 21:48 | 4 View

Card image cap Card image cap

Gubernur Bengkulu Imbau Masyarakat Makmurkan Masjid

BENGKULU - Kunci hidup nyaman dan tentram adalah sabar dan Ikhlas dan menjalani kehidupan. Hal ini ditegaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, saat menjadi Khotib Sholat Jumat di Masjid Al-Ikhlas Kota Bengkulu. 

Tanggal Publikasi: 22 Mar 2019 21:30 | 6 View

Card image cap Card image cap

Gubernur Sumsel Ajak Generasi Muda Jadi Dokter Spesialis Anestesi

PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru membuka dengan resmi Simposium 6 th National Meeting Indonesian Society Of Anesthesiology For Pain Management, di Hotel Novotel, Jumat (22/03) pagi. 

Tanggal Publikasi: 22 Mar 2019 21:24 | 6 View