HASIL SELEKSI AKHIR PENERIMAAN TENAGA LEPAS ADMINISTRASI DAN TENAGA LEPAS PENGOLAH DATA DIREKTORAT TOPONIMI DAN BATAS DAERAH   |   PENGUMUMAN PENETAPAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN DALAM NEGERI DAN BADAN NASIONAL PENGELOLA PERBATASAN

Mendagri, Jajaran Kesbangpol Agar Tingkatkan Kewaspadaan Masyarakat

Tanggal : 10 Jan 2019 15:00 Wib | Pengunjung : 373


Jakarta – Menteri Dalam Negeri  (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum beserta jajaran Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol ) di seluruh Indonesia, baik provinsi maupun kabupaten/kota untuk lebih  meningkatkan sistem kewaspadaan masyarakat melalui Forum Kewaspadaan Dini Masyarkat (FKDM) sampai pada tingkat kelurahan, desa, dusun,  RW/RT.

 “ Hidupkan kembali sistem keamanan lingkungan dengan swadaya masyarakat”, ujar Tjahjo, kamis (10/1/2019)

Apa yang menjadi perhatian khusus Mendagri Tjahjo Kumolo sebagai upaya deteksi dini terhadap segala bentuk gangguan dan ancaman, baik kejahatan pidana, teror, bahaya Narkoba, dan identifikasi potensi bencana di lingkungan masing-masing.

 “ FKDM dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah, dibentuk mulai dari tingkat propinsi, kabupaten/ kota, sampai dengan kecamatan”, terangnya.

Ia juga menyampaikan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat melalui forum yang ada salah satunya FKDM untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketenteraman dan ketertiban masyarakat, melalui upaya “deteksi dini” terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana” papar Tjahjo.

Lebih lanjut, Tjahjo juga menyoroti serius terkait peristiwa teror yang ditujukan aparat penegak hukum dalam hal kepada Pimpinan KPK. Ia sangat mendukung upaya dari pihak kepolisian untuk mengungkap kasus teror kepada Pimpinan KPK.

 “ Penyebaran dan tindakan teror kepada aparat penegak hukum adalah kejahatan luar biasa. Kami himbau dukungan masyarakat untuk aktif berpartisipasi memberikan info-info penting terkait hal tersebut”, ungkap Tjahjo.

Partisipasi masyarakat dalam hal keamaan dan ketertiban umum adalah kunci utama meningkatkan ketahanan masyarakat sekaligus ketahanan negara dari berbagai ancaman dan gangguan apapun bersama-sama dengan aparat kepolisian menciptakan ketertiban umum di tengah – tengah masyarakat.

 “ Kita percaya aparat kepolisian yang sangat profesional, bisa mengungkap secara tuntas siapa pelaku teror tersebut dan apa motifnya, karena ini bagian dari tindakan yang tidak bisa diterorir lagi di tengah – tengah upaya Pemerintah saat ini konsen pada upaya penegakan hukum” tutup Tjahjo.


Post Lainnya

Card image cap Card image cap

Mendagri Buka Musyawarah Nasional I Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI)

Labuan Bajo - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka secara resmi Musyawarah Nasional I Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI). Acara digelar di Hotel Jayakarta, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur…

Tanggal Publikasi: 25 Jun 2019 23:40 | 18 View

Card image cap Card image cap

Mendagri: Pasca Pemilu, saatnya kita kembali pada Persatuan dan Kesatuan

Labuan Bajo - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta seluruh pihak untuk kembali pada Persatuan dan Kesatuan pasca perhelatan pesta demokrasi yakni Pemilu Serentak 2019. Hal itu diungkapkannya saat membuka…

Tanggal Publikasi: 25 Jun 2019 23:37 | 18 View

Card image cap Card image cap

Mendagri: Pemerintah Sangat Perhatikan Pembangunan Infrastruktur di NTT

KUPANG – Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan Presiden Jokowi selalu memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur sarana dan parasana Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) termasuk Labuan Bajo.

Tanggal Publikasi: 25 Jun 2019 14:32 | 31 View

Card image cap Card image cap

M. Mulyadi, Guru Besar Pertama Alumni STPDN Jatinangor Angkatan 06

Jakarta - Mohammad Mulyadi menjadi Guru Besar Pertama Alumni Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat Angkatan 06. Capaian itu resmi diraih Hari Selasa, (25/06/2019) setelah melakukan…

Tanggal Publikasi: 25 Jun 2019 10:53 | 49 View

Card image cap Card image cap

Dirjen Bangda: Manajemen Pelayanan Dasar Penyebab Tingginya Angka Stunting di Indonesia

MEDAN– Indonesia menduduki peringkat kelima sebagai negara dengan jumlah balita tertinggi yang mengalami stunting. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri Muhammad Hudori saat membuka…

Tanggal Publikasi: 25 Jun 2019 10:27 | 41 View