SURAT EDARAN PIMPINAN KPK NOMOR B/3956/GTF.00.02/01-13/05/2019 TANGGAL 8 MEI 2019 HAL IMBAUAN PENCEGAHAN GRATIFIKASI TERKAIT HARI RAYA KEAGAMAAN   |   PENGUMUMAN SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI DILINGKUNGAN KEMENDAGRI DAN BNPP

KTP-el WNA Tak Bisa Dipakai Memilih dalam Pemilu 

Tanggal : 13 Feb 2019 16:44 Wib | Pengunjung : 917


Jakarta - Menjelang Pilpres 2019, suhu politik di Indonesia makin menuju titik didih. Isu hoax berseliweran, termasuk ihwal KTP elektronik berlaku seumur hidup untuk semua, dituduhkan tanpa dasar, bahwa ditujukan untuk kepentingan warga asing (China) yang datang ke Indonesia.

Disebutkan, aturan KTP-el berlaku seumur hidup untuk semua dan tidak perlu diperpanjang meski habis masa berlaku sudah disiapkan sejak lama. Sebab aturan masa berlaku akan menyulitkan bagi WNA China yang tidak bisa berbahasa Indonesia. 

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) perlu meluruskan isu hoax ini agar tidak menimbulkan kebingungan serta keresahan di masyarakat.

Menurut Dirjen Dukcapil Prof Zudan Arif Fakrullah, 
KTP-el diwajibkan untuk setiap penduduk yang memenuhi persyaratan, yaitu berusia 17 tahun atau sudah/pernah menikah. 

Zudan menjelaskan, banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa KTP-el hanya diperuntukkan bagi WNI. "Padahal jelas-jelas di ketentuan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan dinyatakan bahwa KTP-el diwajibkan bagi setiap penduduk. Nah, pengertian penduduk itu sendiri terdiri dari WNI dan Orang Asing," kata Zudan menerangkan.

Hanya saja, jelasnya lebih jauh, ketentuan kepemilikan KTP-el keduanya berbeda sebagaimana diatur Pasal 64 ayat (7) dan (8). 

"KTP-el bagi WNI berlaku seumur hidup sepanjang tidak ada perubahan elemen data. Jika ada perubahan elemen data seperti alamat, gelar, nama, dan lainnya, maka penduduk diwajibkan melapor perubahan itu kepada Dinas Dukcapil setempat untuk segera diterbitkan dokumen kependudukan baru," kata dia.

Sementara KTP-el untuk Orang Asing masa berlakunya disesuaikan dengan masa berlaku Izin Tinggal Tetap. Meskipun memiliki KTP-el, Orang Asing dibatasi hak-haknya seperti tidak bisa memilih dan dipilih dalam Pemilu. 

"Jadi tidak benar bahwa isu adanya kebijakan KTP-el secara terstruktur dirancang untuk memudahkan Orang Asing masuk dan menyusup di Indonesia," tandas Zudan.


Post Lainnya

Card image cap Card image cap

Indonesia Connected : NIK sebagai pintu penghubung

Jakarta - Data kependudukan yang dikelola Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus meraih kepercayaan masyarakat untuk membantu pelayanan publik agar semakin cepat dan akurat.

Tanggal Publikasi: 13 Feb 2019 16:46 | 806 View

Card image cap Card image cap

Pemerintah Tidak Hapus Kolom Agama di KTP-El

Jakarta - Isu penghapusan kolom agama dalam KTP-el kembali muncul menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. 

Tanggal Publikasi: 13 Feb 2019 16:46 | 621 View

Card image cap Card image cap

Go Digital, Dukcapil Siap Wujudkan Single Identity Number

MAKASSAR - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil). Hal ini berkat pencapaian kinerja luar…

Tanggal Publikasi: 09 Feb 2019 11:29 | 1296 View

Card image cap Card image cap

Jajaran Dukcapil Bertekad Sukseskan Pemilu 2019

MAKASSAR – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Ditjen Dukcapil Kemendagri) menghadapi tiga tantangan besar di tahun politik ini. Pertama harus memposisikan diri menyukseskan Pemilu Serentak di…

Tanggal Publikasi: 09 Feb 2019 11:23 | 712 View

Card image cap Card image cap

Ketua Komisi II DPR RI Paparkan Sinerginya UU Pemilu dan UU Dukcapil Pada Rakornas I Dukcapil 2019

Makassar - Ketua Komisi II DPR RI Zainuddin Amali menyampaikan persiapan Pemilu serentak Tahun 2019 dan paparkan regulasi kepemiluan dan kependudukan pada Rapat Koordinasi Nasional I Kependudukan dan Pencatatan Sipil…

Tanggal Publikasi: 09 Feb 2019 11:12 | 1065 View